Sambutan

"Hati-hati.. Anda sedang ditemani hasil perbuatan jari tangan Musha"

Rabu, Desember 14, 2011

Khansa " Si Ibu Para Syuhada

Assalamualaykum.. Saudara2 ane yang luarbiasa..

Desember ??? Apa yg ada dipikiran kalian ketika berbicara tentang bulan ke-12 ini?
25 Tgl Merah..?,
Tahun Baru..?, bisa jadi..?? itu mungkin karena di akhir bulan, tepat malam pergantian tahun baru masehi, orang-orang berharap kenangan-kenangan buruk tidak akan terulang di tahun depan.
terus.. apa lagi yang terlintas...?? hhmm, atau masih ingat tidak 1 tahun yg lalu, pada 21-12-12 .. yang menurut kalender suku maya akan terjadi perubahan energi matahari yang begitu besar, yang mungkin juga nginap ditelinga Anda kalau pada hari itu 'kiamat'..?? Tapi, mana..? Buktinya, kalian masih menikmati cuap2 ane ini sambil tersenyum di satu tahun berikutnya, kalian masih bertatap dengan coretan2 ane yang aneh ini..
Uddeeehh.. Sekilas tentang kiamat.. Yakinlah, akan tiba masanya dan hanya Allah lah yang mengetahuinya. Kita cuma dituntut untuk terus menerus mengumpulkan bekal buat di Akhirat kelak.
 ..sstttt.. Fokus !!! kita kembali ke pembahasan Desember..
Nah, berbicara bulan desember, di indonesia ada sebuah hari di mana hari itu bertepatan tanggal 22 desember. Ya, Itu hari IBU ( Katanya siihh, menurut ane " Everyday is Motherday " )...
Berbicara hari ibu, ane akan mencoba menghadirkan sebuah kisah pada jaman dulu tentang perjuangan seorang IBU..

and.. kecodit...



Dahulu, ada seorang wanita tua namun semangat perjuangannya tetap menyalabagai wanita musa. tiap tutur kata yang dikeluarkan selalu menjadi pendorong orang sekitarnya. Wajarlah, ia seorang penyair terkenal.

Dialah Al-Khansa bin Amru, wanita baik nan pandai dikalangan orang arab.

Setelah Khansa memeluk ISLAM, keberanian dan kepandaiannya bersyair digunakanuntuk membangkitkan semangat para pejuang ISLAM.

Khansa memiliki empat putera, semuannya pandai bersyair, merekapun pejuang yang pemberani. Putra-putranya berjuang demi kemenangan dan kepentingan ISLAM.

Khansa mengajarkan anaknya agar tidak takut menghadapi peperangan dancobaan sejak kecil.
Pada tahun 16 Hijriyah, Khalifah Umar menyiapkan datu pasukan tempur untuk menyerang Farsi. Semua kabilah diminta turut serta untuk berperang.

Khansa menyuruh keempat Putanya ikut mengangkat senjata dalam perang suci ini. Khansa pun ikut ke medan perang memnersamai pasukan wanita yang bertugas merawat pejuang ISLAM yang terluka.

Suatu hari, Khansa menasihati putara-pitranya yang akan ke mesan perang. " Wahai anak-anakku, Kalian telah memilih ISLAM dengan lapang hati dan kalianpun berhijrah dengan kerelaan. Demi Allah, tiada yang berhak disembah selain Dia. Kalian adalah putra-putra dari perut ibu yang sama dan ayah yang sama. aku tidak pernah berkhianat kepada ayahmu, juga tidak pernah menghina kemuliaan pamanmu. Aku juga tidak pernah merusak silsilah. Kalian mengetahui pahala apakah yang akan diberikan Allah kepada kaum muslimin yang mau berjuang melawan orang-orang kafir. Ketahuilah bahwa kampung yang kekal ( AKHIRAT ) itu lebih baik dari kampung yang fana ( DUNIA )."

Kemudian, Khansa membacakan surah Ali-Imran : 200, " Hai, orang-orang yang beriman bersabarlah atas urusan yang datang dan bersabarlah ketika menghadapi orang-oranf kafir dan bersiaplah untuk bertempur, dan bertqwalah kepada ALLAH supaya kamu mendapatkan kemenangan." Putra-putra Khansa mendengarkan nasihat ibunya.

Seterusnya Khansa berkata, "Jika esok kalian bangun pagi dalam keadaan sehat, bangunlah dengan penuh keberanian dan semangat. Bertempurlah sambil meminta pertolongan ALLAH. Jiak terlihat pertempuran bertambah seru, teruslah maju dengan semangat tinggi ke medan pertempuran.Bunuhlah pemimpin KAFIRitu. Insya Allah, kalian akan masuk SURGA dengan penuh kemuliaan."

esoknya, semua tentara ISlAM mengerjakan shalat subuh dan berdoa agar ALLAH memberikan kemenangan. Di sana, panglima besar ISLAM ( Saad bin Abu Waqas )memberikan instruksi perang.

Putera-putera Khansa maju bertempurdengan gagah perkasa.berkat dorongan dan nasihat dari ibunya, mereka tidak merasa takut. Sambil mengangkat pedang, seorang dari mereka bersyair.

" Hai saudaraku, ibu telah memanggil kita semalam untuk membekalkan nasihat. Semua mutiara yang keluar dari mulutnya berdasar dan benar. Insya Allah kita akan buktikan.

Seterusnya anak kedua maju dengan semangat membara, iapun bersyair, " Demi Allah, kami akan menuruti nasihat ibu denga ikhlasdan rela hati. segeralah kita bertarung dan menggempur musuh bersama-sama, hingga kita lihat pasukan musuh hancur. "

Anak ketiga Khansa pun segera melompat dengan berani dan bersyair, " Sungguh ibu kami amat besar semangatnya, tegas, tegar dan selalu memberi nasihat agar kita berani dan pantang menyerah. Mari ke medan tempur dan bersegeralah bertarung. Raihlah kemenangan yang menggembirakan atau MATI SHAHID.

Terakhir, anak keempat menyusul saudaranya, Untuk menaikkan semnagat ia oun bersyair, " Aku adalah Putera Khansa, anak pemberani, aku ingin menghancurkan mush dan mendekatkan meraka pada bahaya dengan senjataku."

Maka bertempurlah keempat anak Khansa dengan gagah berani, tekad yang bulat untuk mendapatkan SURGA, diiringi doa ibunya yang berada digaris belakang.

Pertempuran berlangsung seru, ALLAH memenangkan tentara ISLAM. Pasukan Farsi kalah telak, pemimpinnya mati, dan hanya sebagia kecil saja yang dapat menyelamatkan diri.

Umat ISLAm bergembira merayakan kemenangan. Namun, rasa sedih juga ada, karena banyak saudara mereka yang SYAHID.  Mereka yang SYAHID sekitar 7.000 orang, termasuk empat anak Khansa. seketika itu ramai tentara ISLAMdatang menemui Khansa memberitahu bahwa keempat anaknya telah menemui SYAHID. Khansa menerima berita itu dengan tabah, tetap tenang, gembira hati.

Khansa menghibur dirinya dengan terus memuji ALLAH, " Segala puji bagi ALLAH yang telah memuliakanku dengan mensyahidkan anak-anakku, aku berharap ALLAH berkenan mengumpulkanku dengan mereka disurga-Nya"
Khansa mendapat gelar kehormatan " Ummu Syuhada yaitu ibu dari orang-orang yang mati Syahid..

Nah, semoga sedikit coretan ini membuat kita sadar akan perjuangan seorang IBU. Walau kita jauh dengan IBU kita , Yakinlah.. Yakinlah saudaraku bahwa jauh di sana sosok IBU pasti mendoakan anak-anaknya..
Terimakasih sudah membaca dan khusus untuk IBU ku... " Aku ingin seperti keempat anak Khansa yang Mati Syahid membela ISLAM dengan semangat dan dorongan dari Ibunya :...

Jazakallah Khairan Katsiran
Wassalam...

1 komentar:

  1. baguuusss.... jgn lupa cek balik blog ane : http://funpreuner.blogspot.com/
    sekalian partisipasi survey di blog saya ya!!!

    BalasHapus